Siapapun Merokok, maka Solatnya Tidak Diterima
( Smoking in Islam )
Mawlana Syaikh Hisham Kabbani qs
From sufilive.com
A`udzu billahi min asy-syaitaan ir-rajiim. Bismillahir
- Rahmanir- Rahiim. Nawaytu'l-arba' iin,
nawaytu'l-`itikaaf, nawaytu'l-khalwah,
nawaytu'l-riyaada, nawaytu's-suluuk, nawaytu'l -`uzlah
lillahi ta`ala fii hadza'l - masjid. Ati` Allah wa
ati` ar-Rasula wa uli 'l-amri minkum
Pada sesi sebelumnya tentang merokok, Grand Sheik
Abdullah Faiz ad-Daghestani qs berkata bahwa Sayidina
Abu Ahmad as-Suguhri qs diberi Allah swt kekuatan
Qutbaniyah untuk menjadi Qutb.
Ada 5 Wali Qutb yaitu Qutb Irsyad, Qutb Bilad, Qutb
Aqtab, Qutb Mutasayrif dan Qutb Ghawts. Lima Qutb,
Lima Pilar Tonggak yang Allah berikan, merupakan
kekuatan untuk semua hal, yang diwariskan kepada Nabi
Muhammad Sallallahu Alayhi wasallam.
Syaikh Abu Ahmad Suguhri qs, adalah merupakan salah
seorang sheik terbesar dari Naqsbandi, dan beliau
menjadi Qutb selama 40 tahun beserta tanggung
jawabnya. Disini kita tidak menjelaskan panjang lebar
tingkatan Qutb atau artinya, tetapi singkatnya
tergantung pada jenis Qutbul apakah dirinya. Disana
ada lima Qutb. Jadi semua yang dibawahnya menjadi
tanggungjawabnya.
Qutbul Irsyad, sebagai contoh, dimana tugasnya adalah
memberikan bimbingan kepada para Awlya Allah dan
melaluinya Awliya Allah menerima bimbingan, dan dari
mereka diturunkan kepada para muridnya. Itu adalah
tugas Qutb Irsyad.
Qutbul Mutasyarif, yang menjadi tanggung jawabnya
adalah memonitor semua kejadian didunia, semua
kejadian diterangkan kepada Awliya Allah dan darinya
diteruskan kepada murid-muridnya. Ini adalah
penjelasan singkat tentang kemampuan para Qutb.
Syaikh Abu Ahmad Suguhri qs selama 40 tahun menjadi
Qutb.
Beliau mengatakan bahwa hal terburuk yang dapat
dibayangkan didunia ini, adalah banyaknya manusia yang
tidak mengetahui bahwa yang terburuk adalah tanaman
tembakau, atau tanaman asal muasalnya rokok. Tanaman
itu membawa kotoran iblis dan para setannya, yang
kemudian dicampur agar yang menghisap rokok ini, akan
menghisap kekotoran dan perilaku buruk para iblis dan
setan.
Syaikh Abu Ahmad Sughuri qs berkata,” Oh, anakku,
kalian harus berterima kasih pada Allah swt, karena
telah memberikan kita nikmat dan pertolongan azaniyah,
sebelum dan sesudah keabadian, azaniyah wa abadiyah.
Pertolongan azaniyah wa abadiyah ini dinikmati oleh
murid Naqsbandi, agar mereka tidak kecanduan merokok.
Mungkin beberapa orang muird merokok dan kemudian
mereka berhenti karena mereka tahu bahayanya. Maka
beliau berkata jangan sampai kalian kecanduan merokok,
dan siapapun yang kecanduan merokok, mereka harus
berhenti , kalau tidak mereka akan berada dibawah
kutukanNya. Allah mengutuk iblis sehingga kutukan itu
juga mengalir lewat tanaman tembakau dan menanamkan
juga perilaku buruk, seperti perilaku buruk orang yang
berbohong atau menggosipkan atau menggibah orang lain.
Karena iblis juga menggosip dari belakang dan
memberikan inspirasi buruk kepada Sayidina Adam as.
Pernyataan tentang merokok ini sangat keras, tetapi
saya harus menyampaikan perkataan Mawlana Syaikh Nazim
qs. Beliau berkata siapapun yang merokok dan tidak
berhenti atau berniat untuk berhenti, wa salatuhu
batila, sholatnya batil, solatnya tidak diterima
karena ia menghisap bau iblis, maka Malaikat yang
datang tidak dapat mendekat untuk menghitung amal baik
sholatnya agar dikirim ke surga ke pada Allah swt.
Mereka tidak bisa mendekat karena bau busuk rokok yang
menyengat. Oleh karena bau orang yang merokok
tersebut, maka sholatnya tidak diterima Allah swt.
Bukan saja sholatnya tidak diterima, tetapi seluruh
amalnya di dunia ini tidak diterima dan ia harus
mengulang sholatnya diatas api neraka. Ketahui bahwa
api neraka Allah, adalah seperti lantai besi yang
dibawahnya berkobar api neraka yang sangat panas
membakar dan kau harus sholat berulang-ulang sampai
selesai diatas lantai panas itu.
Begitulah hukuman bagi anda yang merokok dan bagi yang
sering terlewatkan sholat dan belum membayarnya.
Kalian akan melakukan semua sholat sampai selesai
diatas lantai besi panas yang akan membakar semua
bagian badan anda, mulai dari kepala, tangan, kaki
kalian, dan apapun yang disentuh akan terbakar.
Jadi, lebih baik niatkan untuk membayar sholat yang
terlewatkan diwaktu muda, dengan menambah satu waktu
sholat pada setiap sholat yang dilakukan saat ini.
Niatkan dengan niat,”Yaa Roobi, saya terlewatkan
sholat ini sewaktu saya masih muda, dan tidak tahu apa
yang saya lakukan, sekarang saya akan membayarnya.
Insya Allah dengan niat ini, maka bisa menyelamatkan
diri anda dari sholat diatas lantai besi panas, meski
belum terbayarkan semua saat ajal tiba, Allah akan
mengampuni, karena semua tergantung dari niat kita.
Bagi perokok, hal ini akan sangat berbeda, mereka
harus menyelesaikan sholat dilantai besi panas dan
Allah harus mengirim mereka ke api neraka dan membakar
mereka seluruh tubuhnya sampai jadi abu, seperti rokok
yang terbakar sewaktu anda merokok, dan menciptakan
mereka kembali dilain waktu dan barulah mengirimnya ke
surga.
Jadi orang yang merokok akan merasakan api yang
membakar karena ia tidak mau menghentikan kebiasaanya
sendiri untuk merokok. Hukuman ini adalah akibat
tidak adanya niat, dan tidak mau berhenti merokok.
Oh, anak-anakku jangan biasakan anakmu merokok. Kalau
anda punya anak lelaki atau perempuan, pastikan mereka
tidak merokok karena anda harus bertanggung jawab.
Saat anak berumur 15 tahun, darah mereka bergolak
didalam untuk melakukan hal yang tidak baik, jadi
jangan biarkan mereka berkuasa atau mengontrol
bapaknya atau ibunya.
Ajari mereka untuk menghormati, ajari mereka untuk
bersikap sopan, kalau tidak!! Anda tidak akan bisa
menguasai anak anda dan mereka akan lari. Kita telah
lelah berlari-lari mengejar pekerjaan kita, sepanjang
hidup kita, supaya anak kita bisa hidup baik. Hal ini
tidak akan setimpal, jangan lakukan itu. Saat anak
anda besar, yang mereka pikirkan hanyalah semua harta
warisan anda.
Hal ini ada di pikiran beberapa anak ketika orang
tuanya meninggal. Pikiran mereka hanya mewarisi mobil,
rumah, rekening bank anda. Mereka berpikir orang tuaku
tidak tahu apa-apa, mereka aneh, mereka terbelakang,
orang tua yang kuno. Saya modern, saya tahu semua,
ibuku tak tahu apa-apa, begitu juga bapakku. Saya
punya opini sendiri, saya ingin mendiri.
Khususnya bagi anak-anak setelah mereka berusia 16
tahun, yang mereka pikirkan adalah berpisah dari orang
tua dengan tinggal di apartemen. Saya ingin mandiri
pergi kuliah di universitas. Mereka tidak mau tinggal
dengan orangtua mereka. Mereka ingin lari dari
keluarga, mereka tidak tahu keluarga adalah barakah.
Paling tidak mereka aman dari setan karena keluarga
mereka dapat melindungi mereka.
Tetapi bukannya mereka mengikuti ayah ibunya, malah
mereka memilih tinggal di apartemen dengan teman
wanitanya atau pacarnya. Mereka tidak tahu apa saja
yang mereka kerjakan, merokok, menghisap ganja dan
mabuk-mabukan. Mereka menginginkan hidup yang bebas
dan liar, tanpa kewajiban apapun.
Bila kalian melihat negara-negara didunia ketiga,
mereka lebih berhasil dalam kehidupan berkeluarga dan
bersosial. Karena para orangtua tidak memberikan
kebebasan yang terlalu besar kepada anak-anak mereka.
Jika kalian memperhatikan statistic, tingkah laku
remaja pada Negara maju yang memberikan kebebasan yang
terlalu banyak, maka banyak dari mereka sekolahnya
tidak berhasil. Kalian akan melihat persentase yang
sangat rendah dalam pendidikan remaja yang terlalu
bebas dinegara maju. Tetapi di Negara berkembang, maka
kalian akan melihat hasil yang berbeda
Dinegara dunia ketiga, orangtua sangat focus kepada
pendidikan anak-anaknya, mereka pergi ke sekolah
menengah atas, universitas, menikah dan hidup mapan
berkeluarga. Berbeda sekali dengan dinegara maju yang
memberikan kebebasan begitu banyak kepada remaja,
kalian masih bisa melihat orang yang belajar pada usia
enampuluh tahun untuk memperoleh Phd. Saya juga suka
pergi sekolah
Maka Syaikh Abu Ahmad Sughuri qs berkata, untuk
keridhoan Allah swt, jangan terlalu lunak kepada anak
kalian, dan menyebabkan mereka berada dibawah control
setan, kalian harus kuat dalam menghadapi pengaruh
setan. Buatlah disiplin pada anak kalian, maka kalian
akan menyelamatkan anak kalian dari bahaya merokok,
dan problem yang ditimbulkannya pada perilaku dan
kepribadiannya.
Seperti saat ini, kebanyakan orang tua, salah dalam
berperilaku. Jika kalian memiliki rahasia, jangan
ceritakan kepada siapapun, karena kalian tidak akan
yakin, bahwa suatu ketika, mereka akan mengekspos
kesalahan anda.
Allah..Allah, kemudian beliau berbicara tentang asal
tanaman tembakau. Tanaman ini berasal dari kotoran
setan, berasal dari ananiyah, ego dan mementingkan
diri sendiri serta iri hati. Dalam tariqah tidak
diterima bagi murid yang mengatakan tidak kepada
mursyidnya, atau terhadap larangannya. Tidak pernah
diterima dan diijinkan untuk mengatakan tidak kepada
Mursyid, karena ketika kalian berkata tidak kepada
Mursyid kalian, maka kalian telah melanggar untuk
tidak mematuhi Allah swt. Ati Allah, ati ur Rasul ati
ulil amri minkum.
Jika kalian tidak mematuhi Mursyid kalian, maka guru
kalian akan malu dihadapan Nabi Muhammad saw, lihatlah
muridmu, mereka melanggar perintahmu dan laranganmu.
Demikian juga dengan anak-anak kalian, jangan didik
mereka untuk berkata tidak terhadap perintahmu atau
kata-katamu. Anak-anak kalian harus menerima apa yang
orang tua kalian katakan.
Syaikh Abu Ahmad as-Sughuri qs berkata, Tuan kalian
atau Pemimpin masyarakat, adalah hamba-hamba yang
melayani masyarakat. Hamba Allah swt adalah merupakan
level tertinggi, karena mereka memberikan cintanya
untuk melayani masyarakat, memperlihatkan muka yang
senantiasa tersenyum kepada siapapun, bergurau,
memberi makan dan tidak pernah merasa kecewa terhadap
siapapun.
Sayidul kaum, Mursid adalah mereka yang menjaga
murid-muridnya, mereka memperlakukan dengan sangat
baik, melayani mereka dan muridpun bahagia bersamanya,
maka dialah pemimpin kalian yang sebenarnya.
Awliya Allah mengikuti langkah para Sahabat dan Nabi
saw. Seperti dikatakan Nabi Muhammad saw, ”Jika kalian
mengikuti salah satu dari sahabatku, maka dia seperti
bintang dilangit yang dapat membimbing kalian. Ini
adalah hadist sahih, hadist yang otentik.
Para Awliya Allah mewarisi rahasia bimbingan sejati
ini berasal dari Nabi saw. Maka mereka akan membimbing
para murid, apapun bimbingan yang diinginkan mereka.
Ikuti Awliya, maka mereka akan menunjukkan jalan bagi
kalian, karena mereka adalah Sayidul Kaum, Leader dan
Master kalian. Mereka akan membimbing kalian dalam
kehidupan abadi, dan menunjukkan kepada kalian
jalannya Nabi Muhammad sallallahu alayhi wasalam.
Sayidina Musa as adalah seorang nabi. Dan beliau
bertanya kepada Sayidina Khidir as. Mawlana berkata,
Sayidina Khidir as adalah Waliyullah, bukan seperti
Nabi Musa as. Kalian tidak dapat mengikuti cara
Sayidina Khidir as, sungguh sangatlah sulit. Nabi Musa
as dengan ijin Allah swt, meminta untuk menemani
Sayidina Khidir as.
Kalian mengetahui cerita ini, bagaimana Sayidina
Khidir as menenggelamkan kapal, membuat lubang dan
membunuh seorang anak kecil, dan membangun dinding.
Dan Nabi Musa as tidak sanggup untuk mengikuti beliau,
karena Musa as tidak tahu hikmah dibalik setiap
perbuatan Sayidina Khidir as. Apa yang Allah swt
berikan kepada Khidir as, tidak diberikan kepada Musa
as. Sebaliknya apa yang Allah swt berikan kepada Musa
as tidak diberikan kepada Khidir as.
Itulah sebabnya kita harus sangat berhati-hati untuk
melihat perbedaan dari setiap Awliya. Jangan
bandingkan, jangan evaluasi mereka, jangan berkata
yang ini lebih baik dari yang itu. Bukanlah urusan
kalian. Urusan kalian hanya pilihlah salah satu dari
mereka, ikuti mereka dan jangan bandingkan bahwa yang
ini lebih tinggi dan lebih baik, maka kalian akan
merusak keseimbangan. Tugas kita hanyalah menerima dan
mengikuti, karena Allah swt Maha Mengetahui yang
terbaik.
Dahulu ada seorang Ulama Besar di Madinah Munawaroh,
namanya Buya Effendi. Setiap orang yang pergi ketempat
tersebut ke Madinah dan Makkah, pasti akan mengunjungi
dia dan menghormatinya. Ketika Mawlana Syaikh Nazim qs
melakukan suluk di Madinah, ditemani Sulthanul Awliya
GrandSheikh Andullah Faiz Daghestani qs (alm), mereka
berada di Madinah selama sembilan bulan.
Dan Ulama ini mengunjungi GrandShaikh Abdullah qs.
GrandSyaikh bertanya kepada Ulama Besar itu,”Ya Buya
Effendi, Mengapa Allah swt tidak memberikan
pengetahuan yang diberikan kepada Sayidina Khidir as
kepada Nabi Musa as?” Dan ulama itu menjawab,” Saya
tidak tahu”. GrandShaik Abdullah Faiz qs berkata,
“Ketika orang berbicara, dengarkan, ketika orang
membuka mulutnya, dengarkan, maka kalian akan
memperoleh hikmah dibaliknya”. Maka sayapun
mendengarkan jawaban Ulama Buya Effendi. Tidak masuk
akal untuk saya dan saya tidak mengerti mengapa Ulama
ini menjawab, “Saya tidak tahu?”.
“ Ya Buya Effendi, engkau membaca hadist dan memberi
nasehat kepada banyak orang, dan masyarakat
menghormatimu, karena pengetahuanmu, tetapi bagaimna
engkau tidak mengerti mengapa Nabi Musa as tidak
memiliki pengetahuan yang dimiliki Sayidina Khidir
as?”.
“Ya Buya Effendi, berapa banyak hadist Nabi saw,
ratusan, ribuan, dan kesemuanya akan berada dibawah
sebuah hadist. Yaitu siapapun yang Allah berikan
hikmah, maka mereka akan mengerti, tetapi siapapun
yang tidak diberikan hikmah, maka mereka tidak akan
mengerti. Jika engkau tidak memiliki hikmah, tentu
saja engkau tidak akan dapat melihat perbedaannya”.
“ Ya Buya Effendi, jika Allah swt memberi Sayidina
Musa as pengetahuan yang Allah berikan kepada
Sayidina Khidir as, maka Musa as tidak akan pernah
keberatan terhadap apapun yang Sayidina Khidir as
lakukan, artinya Khidir as tidak akan membuka
pengetahuan-pengetahuan baru yang kalian tidak
ketahui. Musa as dalam kitab suci Al-Qur’an dari awal
hingga akhir, beliau satu-satunya Nabi yang selalu
bertanya kepada Allah, Ya Allah apakah ini, Ya Robbi,
apakah ini, Musa as tidak mengerti rencana Allah,
Keinginan Allah di Dunia, maka Musa as selalu bertanya
kepada Allah swt.
Hal ini dilakukan Musa as dalam rangka mengajarkan
kita hikmah kitab suci al-Qur’an. Jika Sayidina Musa
as tidak bertanya, maka tak seorangpun memahami dan
mereka tak akan mengerti jawabannya. Itulah sebabnya
Allah swt tidak memberikan Nabi Musa as Rahasia
dibalik Samudera pengetahuanNYA. Seluruh pengetahuan
yang diberikan berasal dari pertanyaan Nabi Musa as.
Karena pertanyaan itu, Allah membuka begitu banyak
rahasia dari Quran.
Nabi Muhammad Sallallahu alayhi wasalam tidak pernah
membuka mulutnya untuk bertanya karena beliau malu
dihadapan Tuhannya. Allah swt memberikan beliau saw
kesempurnaan yang tidak diberikan kepada Nabi Musa as.
Allah swt memberikan Nabi Muhammad saw Adab yang
Sempurna, ketinggian karakter yang sempurna. Jika
Allah memberikan hal ini kepada Nabi Musa as, maka dia
tidak akan pernah melontarkan pertanyaan.
Itulah sebabnya banyak orang saat ini selalu bertanya,
dan mereka tidak mengetahui jawabannya. Jika kalian
mengikuti langkah Nabi saw, maka kalian akan
menyerahkan diri kalian, tetap diam, apa yang akan
terjadi pasti terjadi. Allah swt memberikan umat Nabi
saw, hati yang terhubung dengan Nabi saw, memenuhinya
dengan pengetahuan Allah, seperti air terjun. Hanya
dengan kepatuhan , maka pengetahuan itu akan terbuka.
Dan kalian akan mendapat pengetahuan melalui hati
kalian tanpa perlu bertanya.
Itulah sebabnya mengapa saat ini kita selalu bertanya,
karena kita berada dalam kegelapan. Melalui hikmah dan
Hadist, Nabi saw menjelaskan tentang Al-Quran. Tak
seorangpun mampu menjelaskan Samudera Ilmu Pengetahuan
Al-Quran, dan mengeluarkan seluruh hikmahnya kecuali
Nabi Muhammad saw.
Lihatlah betapa rendah hatinya Nabi Muhammad
sallallahu alayhi wasalam, beliau saw berkata,”Ya
Allah, jangan tinggalkan hamba dalam ego hamba walau
hanya sekejap”. Tetapi lihatlah saat ini, kita selalu
bersama ego kita, itulah sebabnya kita berkelahi,
masalah berdatangan dan kesulitanpun datang kepada
kita. Mudah-mudahan Allah melindungi kita dari
kesalahan ini.
Untuk siapapun yang masih merokok, berdoalah dan
berjuang untuk menghentikan kebiasaan merokok.
Siapapun yang pernah melalaikan solat, maka mereka
harus membayar solat yang lalai dikerjakan, siapapun
yang tidak berpuasa dibulan ramadhan, maka merekapun
harus membayar puasanya.
Jika mereka tidak puasa satu hari dibulan Ramadhan,
maka mereka harus menggantinya dengan puasa selama
enampuluh hari berturutan dibulan biasa, bila mereka
tidak mampu, maka mereka dapat memberi makan kepada 60
orang miskin. Tetapi jika inipun mereka tidak mampu
karena mereka miskin, maka Allah pun Maha Pemaaf.
Jika dahulu kalian tidak puasa selama 30 hari
Ramadhan, maka kalian harus memberi makan orang miskin
sebanyak 60 orang x 30 hari = 1.800 makanan dengan
menu seperti yang kalian makan. Buatlah kalkulasi,
beberapa Ulama mengatakan memberikan dua kali makanan
sehari.
Kalian dapat memberi makanan atau uang, misal satu
kali makan kalian menghabiskan US$ 5, maka untuk 60
orang berarti US$ 300. Kita tentu saja tidak ingin
membayar puasa kita di neraka, maka kita menghisabnya
didunia . Bihurmati Habib, Bihurmati Fatihah.
Wa min Allah at Tawfiq
wasalam